Muhdi Kurnianto

Beranda » Uncategorized » Micro Business Strategy

Micro Business Strategy

Kategori

Marketing-Your-Micro-Business31Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia merupakan pendorong pertumbuhan ekonomi dan bisa menjadi penahan saat krisis global melUMKM. Namun, perkembangan sektor UMKM dinilai belum signifikan. Padahal potensi UMKM Indonesia sangat besar dan beragam.  Itu terjadi bukan karena produk UMKM tidak bagus, tapi karena UMKM tidak dilengkapi kemampuan marketing dan manajerial. Berikut adalah Tahapan Marketing sederhana yang bisa langsung di aplikasikan oleh UMKM :

 

A. Mengetahui Permintaan Pasar

Proses Mengetahui Permintaan Pasar dimulai dari riset pasar untuk melihat dan mengetahui seberapa besar potensi pasar, mengukur tingkat kebutuhan pasar, peluang pasar, dan juga mengetahui tingkat persaingan di pasar tersebut. Riset pasar sangat penting untuk memastikan produk yang UMKM akan jual bias diterima dan menjadi kebutuhan pasar. Secara sederhana riset pasar bias dilakukan UMKM dengan mengumpulkan data tentang jenis produk dan layanan yang diinginkan pelanggan dengan cara Wawancara kepada pelanggan (baik melalui telepon atau bertatap muka), Survei (online atau email), menyebar kuesioner, dan Forum diskusi.

 

B. Melakukan Marketing Mix

Bauran pemasaran atau biasa juga disebut dengan marketing mix, merupakan strategi dasar manajemen pemasaran yang ditetapkan oleh itas bisnisent dalam memasarkan produknya. Bauran pemasaran ini terdiri dari 4 macam yang biasa disingkat dengan 4P, yaitu Product, Price, Place, dan Promotion.

1. Produk (product)

Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepada pasar untuk diperhatikan, diperoleh digunakan atau dikonsumsi sehingga dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan konsumen. UMKM selaku entitas bisnis harus mampu membuat strategi produk yang terdiri dari ragam produk, kualitas, desain produk, nama merek dan logo, kemasan produk, ukuran dan fitur produk

2. Harga (price)

Harga merupakan jumlah uang yang harus dibayarkan oleh konsumen untuk mendapatkan suatu produk. Harga diukur dengan nilai yang dirasakan dari produk yang ditawarkan jika tidak maka konsumen akan membeli produk lain dengan kualitas yang sama dari penjualan saingannya. Keputusan harga harus dikoordinasikan dengan rancangan produk, distribusi dan promosi yang membentuk program pemasaran yang konsisten dan efektif. Komponen harga yang harus diperhatikan UMKM yaitu harga terdaftar, diskon, potongan harga, periode pembayaranm dan ketentuan pembayaran

3. Tempat (place)

Tempat termasuk aktivitas perusahaan untuk membuat produk tersedia bagi konsumen sasaran. Keputusan mengenai tempat sangat penting agar konsumen dapat memperoleh produk yang dibutuhkan tepat pada saat dibutuhkan. Komponen tempat terdiri dari Lokasi, saluran, cakupanm persediaan, dan transportasi.

4. Promosi (promotion)

Promosi merupakan kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengkomunikasikan manfaat dari produk atau jasa dan meyakinkan konsumen sasaran tentang produk yang mereka hasilkan. Komponen bauran promosi (promotion mix) yaitu promosi penjualanm periklanan, publisitas, tenaga penjualan dan pemasaran langsun

 

C. Melakukan STP (Segmenting, Targeting, Positioning) Yang Tepat

Segmentation: Kegiatan membagi suatu pasar menjadi kelompok-kelompok pembeli yang berbeda yang memiliki kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda yang mungkin membutuhkan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Segmentasi pasar juga dapat diartikan sebagai proses pengidentifikasian dan menganalisis para pembeli di pasar produk, menganalisis perbedaan antara pembeli di pasar. Faktor penetapan Segmentasi pasar yaitu Variabel geografi, antara lain: wilayah, ukuran daerah, ukuran kota, dan kepadatan iklim. Variabel demografi antara lain: umur, keluarga, siklus hidup, pendapatan, pendidikan, dll. Variabel psikologis , antara lain: kelas sosial, gaya hidup, dan kepribadian.

Targeting: Setelah memetakan segmentasi pasar, tahap targeting adalah membidik kelompok konsumen potensial dari beberapa pilihan konsumen untuk memaksimalkan kegiatan pemasaran perusahaan untuk menjapai tujuan pemasaran.

Positioning: Positioning adalah tindakan perusahaan untuk merancang produk dan bauran pemasaran agar dapat tercipta kesan tertentu diingatan konsumen. Sehingga dengan demikian konsumen target memahami dan menghargai apa yang dilakukan perusahaan dalam kaitannya dengan para pesaingnya.

 

D. Ciptakan nilai tambah pada bisnis

Nilai tambah (value added) adalah kegiatan atau langkah-langkah dalam proses yang menambah atau mengubah suatu produk atau jasa. Ini merupakan manfaat yang ditawarkan kepada segmen pasar yang dilayani. Nilai tambah kegiatan atau langkah yang dinilai penting dan perlu oleh pelanggan.

E. Mengembangan produk dan Inovasi

UMKM harus memprioritaskan untuk melakukan pengembangun produk. Dalam hal ini, tidak hanya fokus pada keuntungan yang didapatkan, namun pikirkan pula benefit yang didapatkan para pelanggan. UMKM harus lebih kreatif dalam mengembangkan produk/jasa yang sesuai dengan keinginan pasar dan perkembangan zaman.

F. Penggunaan Teknologi Informasi.

Salah satu faktor pendukung untuk menciptakan nilai tambah bisnis dukungan dari faktor teknologi informasi juga, terutama untuk menggaet minat pasar terhadap industri dalam negeri. menerapkan teknologi di dalam usaha banyak memberikan manfaat yang kita inginkan dan yang diperlukan. Jika UMKM mengerti jenis teknologi yang di perlukan maka teknologi dapat menjadi sarana percepatan usaha UMKM dan membuka banyak peluang.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: